Amazing leech

   Lintah/Al Alaq/ Hirudo medicinalis berguna untuk beragam terapi. Lintah mengeluarkan lebih dari 20 zat bioaktif yang diidentifikasi seperti antistasin, eglins, guamerin, hirudin, saratin, bdellins, komplemen inhibitor C1, dan inhibitor carboxypeptidase.yang berfungsi analgesik, anti-inflamasi, penghambatan trombosit, antikoagulan, antitrombin, degradasi matriks ekstraseluler dan efek antimikroba. 

   Teknik ini murah, efektif, mudah diterapkan, dan cara kerjanya telah dijelaskan untuk pengobatan beberapa penyakit terkait penggumpalan darah. Terapi lintah bukanlah alternatif, tetapi merupakan pilihan komplementer dan integratif.


   Lintah hidup di air tawar, hermafrodit, cacing karnivora. Mereka peka terhadap getaran di air, sentuhan, cahaya, panas, suara, dan berbagai bahan kimia. Mereka multisegmented, termasuk "bagian otak", dan setiap segmen memiliki organ yang berbeda seperti ganglion dan testis. Dua bagian pengisap berfungsi untuk merayap dan menggigit; yang anterior memiliki tiga rahang termasuk banyak gigi. 

   Lintah umumnya menggigit bagian inang yang hangat dan menghisap darahnya dengan kontraksi ritmis. di peternakan lintah mau menggigit belut. lintah mencerna 10–15 mL darah sekali sedot hingga +- 30 menit dan kuat puasa darah hingga 2 tahun. Pencernaannya dibantu mikroorganisme  seperti Aeromonas hydrophila dan Pseudomonas hirudinia. bekas gigitannya membentuk huruf Y.


   Terapi lintah, dapat digunakan secara aman dan efektif untuk membuang darah kotor dari jaringan yang lebih dalam. memperbaiki kondisi penyakit kulit seperti bisul, jerawat, psoriasis, borok kronis, dan eksim. 

   Terapi lintah dapat juga diterapkan pada penyakit seperti angina pectoris, trombosis koroner, hipertensi, aterosklerosis, varises, bekam estetik dan dalam banyak kondisi penyambungan jaringan/ pembuluh darah pasca bedah, pembersihan darah beku pasca trauma, maupun pasca bedah plastic.


   Berdasarkan penelitian ini, terapi lintah juga dapat digunakan untuk penyakit ringan pula. Misalnya gangguan osteoarthritis di dengkul, termasuk menormalisasi penis yang mengalami gangguan ereksi, dari impotensi hingga priapismus (kondisi ereksi berkepanjangan tak diinginkan). Minyak lintah sering dipakai untuk pembesaran alat vital.
   Maria Bonazinga, Presiden Asosiasi Terapi Lintah AS, praktisi terapi& pemasok lintah yang banyak memberi pelatihan bagi kalangan medis. menyebutkan bahwa "Lintah sekarang kembali ramai dipakai buat praktik pengobatan modern di amerika". Siapa sangka, lintah—yang masih bersaudara dengan cacing—bisa dipakai menyambung organ yang putus. 
   Kasus medisnya tercatat pada tahun 1985. Karena semua metode gagal, tim dokter Universitas Harvard berhasil menyatukan lagi telinga bocah berusia lima tahun yang terputus. Lendir dari tubuh lintah ternyata sangat membantu proses operasi, karena mengandung anestesi sekaligus antikoagulan yang bisa mencegah penggumpalan darah. Lintah juga sudah terbukti bisa menolong operasi penyambungan jari.

   Terapi lintah di belakang kepala (qomah duwah) untuk penyakit depresi& insomnia.


Terapi lintah di lidah pada penyakit aritmia jantung.


Terapi lintah di area yang tidak terjangkau alat bekam: bisul kelopak mata,hidung.





Kasus vermiphobia dapat disembuhkan dengan adaptasi kontak langsung.


Terapi lintah pada kasus bibir bengkak tersengat tawon Vespa affinis.
   Studi patogen di dalam usus lintah afrika, di Department Zoology dan Parasitology, Ruhr-University Bochum, Jerman. dengan mikroskop elektron menunjukkan tidak ada bukti transmisi langsung penyakit dari ludah  dan mulut lintah. 
   Ludah lintah bersih dari patogen meski didalam usus lintah yang masih mengandung darah teruji serologis positif HIV dan hepatitis.  Terdapat 11 jenis bakteri Parasit protozoa seperti: Toxoplasma gondii, Trypanosoma brucei brucei, atau Plasmodium berghei. Parasit ini bertahan selama eritrosit dan limfosit masih utuh sekitar 40hari. Lalu mati saat sel darah habis tercerna setelah 40hari. Simpulannya tidak ada bukti ilmiah bahwa lintah dapat menjadi vektor penyebaran penyakit dan parasit tersebut.
Referensi:

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer